<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Muhammad Hamidurrohman</title>
	<atom:link href="http://hamidurrohman.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hamidurrohman.wordpress.com</link>
	<description>Pondok Pesantren Alkhoirot Malang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Jul 2008 10:04:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='hamidurrohman.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Muhammad Hamidurrohman</title>
		<link>http://hamidurrohman.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hamidurrohman.wordpress.com/osd.xml" title="Muhammad Hamidurrohman" />
	<atom:link rel='hub' href='http://hamidurrohman.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Cinta seorang Muslim</title>
		<link>http://hamidurrohman.wordpress.com/2008/07/22/cinta-seorang-muslim/</link>
		<comments>http://hamidurrohman.wordpress.com/2008/07/22/cinta-seorang-muslim/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2008 10:02:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hamidurrohman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hamidurrohman.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Segala puji hanya untuk Alloh Tuhan semesta alam, karena Dialah pemilik kesempurnaan yang hakiki juga mutlak tanpa batas. Dan segala sesuatu yang dikatakan sempurna di alam semesta ini, baik dari segi ilmu pengetahuan, pendengaran, penglihatan bahkan kehidupan sekalipun, adalah semata pemberian dari-NYA, Dialah pemilik dan penguasa hakiki dari semua itu. Apabila indahnya tulisan tangan seseorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hamidurrohman.wordpress.com&amp;blog=3131579&amp;post=5&amp;subd=hamidurrohman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Segala puji hanya untuk Alloh Tuhan semesta alam, karena Dialah pemilik kesempurnaan yang hakiki  juga mutlak tanpa batas. Dan segala sesuatu yang dikatakan sempurna di alam semesta ini, baik dari segi ilmu pengetahuan, pendengaran, penglihatan bahkan kehidupan sekalipun, adalah semata pemberian dari-NYA, Dialah pemilik dan penguasa hakiki dari semua itu.<br />
<span id="more-5"></span><br />
Apabila indahnya tulisan tangan seseorang menunjukkan kemahiran dan kehebatan si penulis, maka segala yang ada di alam semesta ini dengan segala planet-planetnya yang dengan sain dan tekhnologi modern kita semakin tahu betapa sangat rumit, teliti, serta memerlukan energi yang maha hebat dalam pengaturannya, hal itu semua menunjukkan betapa maha agung ilmu dan kekuasaan Sang Penciptanya, maka tiada yang berhak atas segala puja dan puji secara hakiki kecuali Alloh SWT.<br />
Manusia sebagai makhluk yang paling bagus bentuk tubuhnya diantara penduduk bumi dan yang dikaruniai akal oleh Alloh, setelah tahu akan nikmat-nikmat Tuhannya yang tiada tara terhadapnya,sudah menjadi keharusan untuk pandai-pandai mensyukuri Sang pemberi nikmat dengan menggunakan nikmat-nikmat itu pada hal-hal yang diridhoi-Nya sekaligus hal itu mengundang rasa cinta murni yang semata karena Dialah pemberi nikmat dan segala fasilitas yang telah dia nikmati semenjak lahir secara hakiki, kalau kita mau merenungkkan nikmat mata saja yang dengannya kita bisa melihat segala keindahan dunia dengan segala isinya yang proses melihat satu benda saja telah dibuktikan begitu amat rumit dan kita menerimanya dengan mudah serta gratis juga nikmat-nikmat yang lain sangat banyak, sedangkan pemberian/hadiah dari manusia tetap harus kita syukuri dan berterima kasih kepada si pemberi karena hal itu merupakan perintah agama, tapi kita tahu pemberi dan pemilik segala hal yang hakiki hanyalah Alloh SWT.<br />
Rasa syukur yang besar dan rasa cinta yang murni itu bertingkat-tingkat, yang paling tinggi mendatangkan kerelaan dan kesenangan untuk beribadah kepada pemberi nikmat, dan hal ini hanyalah hak prerogatif Alloh saja, bahkan tujuan penciptaan Manusia dan Jin adalah untuk menyembahnya saja QS.Adzzariyat 56. karena hanya Dia sajalah yang berhak dan patut disembah. Alloh berfirman : “Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Alloh, mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Alloh. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Alloh” (lebih kuat daripada cinta orang kafir pada sesembahan mereka) Albaqarah ayat 165.<br />
   Lalu bagaimana dengan cinta kita kepada baginda Nabi, sedangkan dalam sebuah hadist baginda Nabi SAW bersabda : “Tidak sempurna iman seorang diantara kamu sekalian sehingga aku lebih dia cintai dari ayahnya, anaknya, dan semua manusia”.Hr Albukhori. dan masih banyak lagi hadist yang senada. Hal ini menunjukkan bahwa cinta kepada baginda Nabi adalah harus bahkan menjadi  barometer kesempurnaan iman dari seorang muslim, cuma kita harus tahu bahwa cinta kita kepada para kekasih Alloh adalah karena cinta alloh kepada meraka bukan karena dzat mereka sendiri kalau Alloh tidak mencintai mereka, kita tentu tidak akan mencinta juga. Dan juga Nabi bersabda : “Tidak sempurna iman seorang diantara kamu, selagi cinta kepada saudaranya (seiman) tidak sama dengan cintanya pada dirinya sendiri”.Hr Albukhori, begitu tinggi nilai sosial kemasyarakatan dari hadist ini, karena memang Islam amat mendukung hubungan baik antar sesama, sedangkan dengan non muslim kita tidak masalah bermuamalah dengan mereka sebagaimana hal itu tergambar dengan indah di awal era Madinah sehingga akhirnya terjadi penghianatan perjanjian oleh orang yahudi.<br />
Sudah menjadi kehendak Alloh SWT untuk mengutus Baginda Nabi Muhammad saw kepada ummat manusia sehingga kita tahu cara beribadah kepada-NYA dan sekaligus menjadikan Baginda Nabi sebagai sebaik-baik hambanya dan makhluk yang paling dikasihinya, maka sudah seharusnya beliau mendapatkan cinta yang besar dari kita tapi karena Alloh semata. Begitu juga sikap kita kepada orang-orang yang menuntun kita kejalan islam. Maka apabila orang yang kita hormati dan cintai melanggar syariat Alloh, maka lain lagi permasalahannya, dalam اhadist dituturkan bahwa tidak boleh ta’at pada siapapun apabila bertentangan dengan syariat Alloh, jadi ada garis sharih (jelas) yang membedakan antara seorang muslim dengan yang lain. Lalu dalam sebuah hadist qudsi dituturkan firman Alloh SWT : “Sudah nyata akan mendapat kasih sayangku orang-orang yang saling berziarah karena-KU dan orang yang saling mengasihi karena-KU dan orang yang saling memberi karena-KU dan orang yang saling tolong menolong karena-KU. Hr Ahmad dan Hakim. Jadi jelas permasalahannya bahwa cinta seorang muslim pada sesama akan jadi poin pahala yang besar kalau semuanya dia dasari dengan Lillah wa ilalloh ( semata hanya karena Alloh saja ) seperti yang diteladankan oleh baginda Nabi, beliau tidak akan marah kalau hak pribadinya diganggu tapi beliau akan sangat murka apabila hak Alloh diganggu. Abdulloh bin Umar ra berkata: “ Demi Alloh apabila aku berpuasa selamanya dan solat malam selamanya juga menafkahkan harta yang banyak dijalan Alloh, lalu aku mati pada waktunya tapi tidak ada rasa suka/cinta dihatiku kepada orang-orang yang ta’at kepada Alloh dan benci kepada orang-orang yang durhaka kepada-NYA maka semua amalku tidak akan bemanfaat bagiku”. Sebagai contoh yang tidak baik apabila seorang ibu begitu marah sekali ketika anaknya memecahkan sebuah piring atau benda-benda duniawi miliknya atau melihat anaknya tidak masuk sekolah karena menghawatirkan masa depannya, tapi dia tenang-tenang dan amat mudah bertoleransi ketika anaknya tidak sholat fardlu atau meninggalkan belajar mengaji agama untuk bekal akhiratnya.<br />
Lalu bagaimana hubungan seorang muslim dengan pasangan hidup masing-masing, suami / istri? Kita tahu bahwa menikah adalah sunnah Rasul, kita juga tahu sudah jadi kodrat manusia saling tertarik untuk hidup berpasangan, kita sebagai muslim ada kesempatan untuk menjadikannya sebagai poin untuk mencapai kebaikan dunia akhirat, yaitu dengan melandasi nikah dengan niat untuk melaksanakan sunnah Rasul juga untuk memperbanyak ummat Muhammad serta menyalurkan syahwat pada tempat yang dihalalkan Alloh SWT. bukankah niat menempati posisi yang teramat penting bagi amal ibadah seorang Muslim.                 </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hamidurrohman.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hamidurrohman.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hamidurrohman.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hamidurrohman.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hamidurrohman.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hamidurrohman.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hamidurrohman.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hamidurrohman.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hamidurrohman.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hamidurrohman.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hamidurrohman.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hamidurrohman.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hamidurrohman.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hamidurrohman.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hamidurrohman.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hamidurrohman.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hamidurrohman.wordpress.com&amp;blog=3131579&amp;post=5&amp;subd=hamidurrohman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hamidurrohman.wordpress.com/2008/07/22/cinta-seorang-muslim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b78f19215284c24ccf9df2869338d1e0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hamidurrohman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta Rasul</title>
		<link>http://hamidurrohman.wordpress.com/2008/03/12/cinta-rasul/</link>
		<comments>http://hamidurrohman.wordpress.com/2008/03/12/cinta-rasul/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2008 02:08:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hamidurrohman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hamidurrohman.wordpress.com/2008/03/12/cinta-rasul/</guid>
		<description><![CDATA[Rasa cinta, semenjak Alloh menciptakan manusia,selalu mendatangkan hal-hal yang aneh dan menakjubkan.diantara yang menarik untuk dikenang adalah yang terjadi pada khalifah Abu Bakar Asshiddiq ra ketika menemani baginda Nabi SAW menuju gua Tsur,waktu itu beliau terkadang berjalan di depan Nabi kadang-kadang di belakangnya, sampai akhirnya Nabi menyadari hal itu dan beliau bersabda (&#8220;Wahai abu bakar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hamidurrohman.wordpress.com&amp;blog=3131579&amp;post=4&amp;subd=hamidurrohman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:left;margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Rasa cinta, semenjak Alloh menciptakan manusia,selalu mendatangkan hal-hal yang aneh dan menakjubkan.diantara yang menarik untuk dikenang adalah yang terjadi pada khalifah Abu Bakar Asshiddiq ra ketika menemani baginda Nabi SAW menuju gua Tsur,waktu itu beliau terkadang berjalan di depan Nabi kadang-kadang di belakangnya, sampai akhirnya Nabi menyadari hal itu dan beliau bersabda (&#8220;Wahai abu bakar ! kenapa kau lakukan hal ini ?&#8221;) beliau jawab penuh kesungguhan dan keikhlasan (&#8220;wahai baginda Nabi, kalau hamba teringat bahwa ada musuh mengejar maka hamba berjalan di belakang dan apabila hamba teringat kemungkinan ada musuh yang mengintai /menanti, maka hamba berjalan di depan&#8221;.)</font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:left;margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span id="more-4"></span></font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Begitu juga sesampainya beliau berdua di depan gua Tsur khalifah Abu bakar berkata pada baginda Nabi (&#8220;silahkan baginda tunggu di luar dahulu, hingga hamba buat steril gua itu dari bahaya dan juga dari kotoran&#8221;).Sedangkan kondisi disana waktu masih alami juga gelap gulita, mungkin saja dengan masuknya beliau kegua menjadi sebab tersakitinya /terbunuhnya beliau oleh binatang berbisa /buas yang ada di sana.tapi semua itu menjadi ringan karena pengorbanan itu untuk sang Kekasih yang dicinta dengan jiwa raga, yaitu Nabi SAW.</font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"> Hal itu juga terjadi pada sahabat Khubaib ra yang dengan tipu daya bisa ditahan oleh orang kafir ,ketika beliau akan dibunuh ditanya oleh Abu sufyan , &#8220;apakah engkau suka kalau Muhammad menggantikan posisimu sekarang dan engkau berada di tengah-tengah keluargamu?&#8221; Dengan tanpa ragu sedikitpun beliau jawab,&#8221;Demi Alloh aku tidak suka aku dalam keadaan selamat bersama keluargaku sedang baginda Nabi ditempatnya berada, terganggu oleh sebuah duri yang kecil sekalipun&#8221;. </font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Begitulah sedikit dari yang banyak gambaran <span> </span>daripada cinta para Sahabat pada Nabi SAW, dan mereka beruntung karenanya. Karena memang mencintai Baginda Nabi adalah suatu keharusan bagi setiap muslim seperti yang telah disitir dalam Alquran surat Attaubah ayat 24(&#8220;Katakanlah:&#8221;jika bapa–bapa, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluarga, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Alloh dan Rasulnya dan (dari) berjihad di jalan-nya, maka tunggulah sampai Alloh mendatangkan keputusan-nya&#8221; dan Alloh tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasiq&#8221;).</font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Dari pemahaman ayat ini sebagian ulama&#8217;- mewajibkan cinta pada Nabi SAW <span> </span>dan juga Imam Bukhari meriwayatkan dari Abdulloh bin Hisyam ra beliau berkata &#8220;kami berada<span>  </span>bersama Rasululloh SAW, dan beliau memegang tangan Umar bin khottob ra.Umar berkata &#8220;sungguh engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali diriku /jiwaku&#8221; maka Nabi bersabda (&#8221; tidaklah beriman kamu sekalian, selagi belum menjadikan diriku lebih kamu cintai daripada dirimu sendiri &#8220;). sebenarnyanya mudah bagi kita untuk mencintai baginda Nabi SAW, karena segala segi dari beliau adalah selalu mengundang cinta dan decak kagum yang tidak ada habis-habisnya, semakin kita kaji sirah Nabi (tentu dengan syarat iman ) akan semakin tampak keteladanan beliau, dan semakin kagum kita dibuatnya.bahkan orang-orang orientalis sekalipun asal yang obyektif mengakui akan keluar biasaan pribadi Nabi SAW. Alloh SWT menyifatinya dengan firman-nya(&#8220;berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan ( keselamtan dan keimanan)bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang pada orang mu&#8217;min&#8221;)(attaubah 128) dari ayat ini bisa kita faham bahwa Nabi akan sangat bahagia kalau kita bisa mengikuti semua petunjuknya dalam melaksanakn perintah Alloh, dan itu semua demi untuk kebaikan kita sendiri, maka rasanya amat tidak pantas kalau kita mengaku cinta pada Nabi tanpa kita pandai menyenangkan beliau.dengan berusaha sungguh-sungguh menjadi ummat yang baik dan juga dengan memperbanyak sholawat yang berarti juga ingat padanya, karena diantara tanda cinta adalah banyak.menyebut-nyebut orang yang dicinta, masak kita rela ada orang yang lebih banyak sholawatnya daripada kita yang berarti lebih banyak menyebutnya? Bukankah sekarang bulan Rabiul Awal maka rasanya tepat sekali momennya untuk mengoreksi kecintaan kita pada baginda Nabi SAW. </font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hamidurrohman.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hamidurrohman.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hamidurrohman.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hamidurrohman.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hamidurrohman.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hamidurrohman.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hamidurrohman.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hamidurrohman.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hamidurrohman.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hamidurrohman.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hamidurrohman.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hamidurrohman.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hamidurrohman.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hamidurrohman.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hamidurrohman.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hamidurrohman.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hamidurrohman.wordpress.com&amp;blog=3131579&amp;post=4&amp;subd=hamidurrohman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hamidurrohman.wordpress.com/2008/03/12/cinta-rasul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b78f19215284c24ccf9df2869338d1e0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hamidurrohman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TAWAKKAL</title>
		<link>http://hamidurrohman.wordpress.com/2008/03/12/tawakkal/</link>
		<comments>http://hamidurrohman.wordpress.com/2008/03/12/tawakkal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2008 01:56:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hamidurrohman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hamidurrohman.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[TAWAKKAL             Orang yang satu ini membikin orang-orang di sekitarnya terheran-heran  sekaligus kagum, karena di pandang dari segi performance (penampilan) juga dari keilmuan dia biasa-biasa saja (rata-rata) tapi ketika dia mendapat musibah  / cobaan dia tetap istiqomah dalam ibadahnya juga dalam menjalankan kehidupan sehari-hari dan giliran dia dapat nikmat yang besar sekalipun seperti ketika dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hamidurrohman.wordpress.com&amp;blog=3131579&amp;post=3&amp;subd=hamidurrohman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center" style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:center;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">TAWAKKAL</font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>            </span>Orang yang satu ini membikin orang-orang di sekitarnya terheran-heran <span> </span>sekaligus kagum, karena di pandang dari segi performance (penampilan) juga dari keilmuan dia biasa-biasa saja (rata-rata) tapi ketika dia mendapat musibah <span> </span>/ cobaan dia tetap istiqomah dalam ibadahnya juga dalam menjalankan kehidupan sehari-hari dan giliran dia dapat nikmat yang besar sekalipun seperti ketika dia menemukan emas satu kwintal di kebun depan rumahnya, dia tetap tenang serta pandai menyikapinya dengan baik yaitu dengan bersyukur pada Alloh SWT dan melaksanakan kewajiban zakatnya juga mentasarufkannya untuk diri dan kelurga dan lain-lain sementara sebagian orang ketika menjadi OKB (orang kaya baru) banyak yang menjadi bingung dan stres. Ternyata setelah diselidiki, dia orang yang bertawakkal (memasrahkan segala urusannya) pada Alloh SWT. Sehingga menimbulkan pertanyaan yang cukup menggelitik, apa dan bagaimana tawakkal itu yang bisa membikin orang yang biasa-biasa saja menjadi begitu hebat??!</font></p>
<p><span id="more-3"></span></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>            </span><span> </span>Dalam alqur&#8217;an ada disebut tentang tawakkal seperti &#8221; Dan hanya pada Alloh hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang beriman &#8221; almaidah 23 dan &#8221; Dan hendaklah<span>  </span>kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakkal berserah diri&#8221; Yusuf 67 juga &#8220;Dan barang siapa bertawakkal pada Alloh niscaya alloh akan mencukupkan (kebutuhannya)&#8221;attholaq 3 dll dari firman Alloh ini saja sudah menunjukkan keharusan tawakkal bagi setiap individu muslim. </font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span> </span><span>    </span><span>  </span><span> </span></font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>            </span>Dalam membangun tawakkal langkah pertama kita harus beriman sepenuhnya bahwa tiada Tuhan selain Alloh yang maha satu dan yang tiada sekutu baginya yang ditampilkan dengan ucapan <span dir="rtl">لا إله إلا الله وحده لا شريك له</span><span dir="ltr"></span><span dir="ltr"></span> dan beriman dengan kekuasaan Alloh atas semua makhluk yang ditampilkan dengan ucapan <span dir="rtl">له الملك </span><span dir="ltr"></span><span dir="ltr"></span><span> </span>dan beriman dengan kemurahan serta kebijaksanaan Alloh yang ditampilkan dengan ucapan <span dir="rtl">و له الحمد </span><span dir="ltr"></span><span dir="ltr"></span><span>  </span>maka barang siapa yang mengucapkan<span dir="rtl">لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد وهو علي كل شيء قدير</span><span dir="ltr"></span><span dir="ltr"></span><span>  </span><span dir="rtl"></span><span dir="rtl"><span dir="rtl"></span><span>   </span><span> </span><span> </span></span>dengan keyakinan yang sepenuhnya tentu sesuai maknanya serta menjadikannya sifat yang tetap di hati juga menguasainya, <span> </span>maka dia telah punya iman yang menjadi dasar utama tawakkal pada Alloh SWT. Tapi tentu tentang iman selengkapnya perlu pembahasan panjang. </font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>            </span>Lalu bagi seorang yang bertawakkal apakah harus meninggalkan segala usaha dan menunggu jatuhnya bintang dari langit? Baginda Nabi Muhammad SAW yang mana beliau adalah sebaik-baiknya contoh dan sebaik-baiknya orang yang bertawakkal, ketika perang memakai pakaian perang/baju baja atau yang lain, juga memerintahkan pasukan menjaga diatas bukit juga membuat parit di sekitar Madinah beliau juga berhijrah serta memerintahkan untuk hijrah juga pernah memberi nafkah istri-istrinya untuk masa setahun penuh pernah juga bersabda &#8220;ikatlah dan bertawakkallah&#8221;<span>  </span>pernah ada seorang shahabat Nabi bertanya pada beliau &#8220;Wahai Rasululloh apakah kita berobat&#8221; Jawab beliau &#8220;Ya&#8221; , ini semua menunjukkan bahwa usaha menyelesaikan masalah tidaklah menghilangkan ketawakkalan seseorang, yang penting adalah jangan sampai menyandarkan penyelesaian pada selain Alloh, karena memang secara hakikat hanya dialah yang bisa memberi manfaat atau yang lain. Misalkan dalam kasus orang sakit, silahkan kalau mau minum obat, tapi jangan menjadikan obat sebagai tumpuan kesembuhan, tapi bertawakkallah pada Alloh dan pasrahkan semua urusan padaNYA. <span>  </span></font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span></span></font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>            </span>Yang perlu di ingat adalah bahwa segala amal ibadah kepada Alloh termasuk tawakkal, akan bernilai di sisi Alloh dan insyaalloh akan dibalas dengan banyak kebaikan dunia akhirat, kalau kita melakukannya hanya untuk mencari Ridlonya, kalau kita lakukan<span>  </span>ingin di puji orang atau ingin orang lain kagum atau terheran-heran maka tak ada nilainya di sisiNYA. <span>        </span></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hamidurrohman.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hamidurrohman.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hamidurrohman.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hamidurrohman.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hamidurrohman.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hamidurrohman.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hamidurrohman.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hamidurrohman.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hamidurrohman.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hamidurrohman.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hamidurrohman.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hamidurrohman.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hamidurrohman.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hamidurrohman.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hamidurrohman.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hamidurrohman.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hamidurrohman.wordpress.com&amp;blog=3131579&amp;post=3&amp;subd=hamidurrohman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hamidurrohman.wordpress.com/2008/03/12/tawakkal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b78f19215284c24ccf9df2869338d1e0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hamidurrohman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://hamidurrohman.wordpress.com/2008/03/12/hello-world/</link>
		<comments>http://hamidurrohman.wordpress.com/2008/03/12/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2008 01:01:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hamidurrohman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hamidurrohman.wordpress.com&amp;blog=3131579&amp;post=1&amp;subd=hamidurrohman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hamidurrohman.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hamidurrohman.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hamidurrohman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hamidurrohman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hamidurrohman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hamidurrohman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hamidurrohman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hamidurrohman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hamidurrohman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hamidurrohman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hamidurrohman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hamidurrohman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hamidurrohman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hamidurrohman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hamidurrohman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hamidurrohman.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hamidurrohman.wordpress.com&amp;blog=3131579&amp;post=1&amp;subd=hamidurrohman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hamidurrohman.wordpress.com/2008/03/12/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b78f19215284c24ccf9df2869338d1e0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hamidurrohman</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
